Skor MAL: 8.78 (oleh 239.648 orang)
Jenis: Movie
Studio: Ufotable
Jumlah Episode: 1
Tanggal Tayang: 6 Oktober 2020 (Jepang)
Genre: Action, Historical, Demons, Supernatural, Shounen
Sinopsis
Setelah banyaknya rangkaian kejadian hilangnya para penumpang kereta mugen secara misterius, semua percobaan yang dilakukan 'Para Pembasmi Iblis' untuk menghentikan kejadian ini nyatanya tidak berhasil. Hingga akhirnya, Tanjirou dan kawan-kawan diutus untuk menyelesaikan kasus ini bersama dengan Flame Hashira: Rengoku Kyojurou.
Bersama dengan adanya 200 penumpang dalam kereta ini, berhasilkah Rengoku, Tanjirou, Inosuke, dan Zenitsu menghentikan kejadian ini dan menyelamatkan para penumpang di sana?
Review
Alur ceritanya sendiri menurut saya sedikit lambat. Jika saya kategorikan, untuk ceritanya sendiri terbagi menjadi 3 bagian. Untuk 50 menit pertama, alurnya berjalan dengan baik. Karena ini diputar di bioskop, untuk teman-teman yang belum menonton season 1 nya, menurut saya, akan mendapatkan sedikit gambaran tentang penokohan dari setiap karakter. Kita juga akan disuguhkan dengan pengenalan karakter Rengoku yang keren, komedi ringan, dan adegan yang begitu emosional. Sehingga saya sangat menikmati 50 menit pertama tersebut.
Namun, 30 menit selanjutnya sejujurnya cukup mengecewakan. Cerita sudah mulai memasuki adegan pertarungan, namun pertarungan ternyata membosankan. Walau kualitas animasi yang disuguhkan sangat memanjakan mata dan tak bercelah, menurut saya hal tersebut tidak terlalu membantu. Hal ini mungkin saja dikarenakan kemampuan musuh lebih berfokus tentang pikiran, sehingga sulit untuk membuat aksi yang menegangkan. Walau saya akui, Inosuke adalah salah satu penyelamat bagi saya untuk sedikit meredakan rasa bosan saya, namun itu tidaklah cukup.
Dan untuk 40 menit terakhir, hanya satu kata untuk menggambarkannya bagi saya, sempurna. Kualitas grafis, musik, alur, dan pesan yang ingin disampaikan sempurna. Saya berani berkata bahwa memang sorot utama arc ini berada pada 40 menit terakhir. Perpaduan antara aksi yang menegangkan dan emosional benar-benar membuat saya jatuh cinta dengan arc ini. 40 menit terakhir ini membuat saya paham kenapa film ini (dan rengoku sendiri) begitu dicintai sehingga mengantarkan Kimetsu no Yaiba: Mugen Train sebagai film anime dengan pendapatan tertinggi di dunia. Saya benar-benar sangat berterima kasih kepada Ufotable yang telah menggarapnya dengan amat sangat-sangat baik.
Walau ada 1 hal yang menjadi misteri kecil pada bagian tersebut, hal ini saya maklumi karena ini adalah seri lanjutan dan hal tersebut mungkin saja akan terjawab pada musim 2 nanti.
Selain itu, hal yang benar-benar membuat saya mengapresiasi Koyoharu Gotouge-sensei adalah bagaimana beliau benar-benar pintar dalam mempengaruhi para penonton dengan karakternya. Bagaimana sosok Kyojuro yang awalnya digambarkan sebagai sosok yang sedikit aneh dan bersemangat, hanya membutuhkan waktu 2 jam untuk membuat karakter ini begitu dicintai dan menjadi salah satu karakter dapat menginspirasi para penonton. Kyojuro sendiri mengingatkan saya dengan sosok All Might pada anime Boku no Hero Academia. Di mana mereka memiliki kharisma tersendiri yang membuat mereka menjadi seorang role model yang dikagumi, dihormati, dan begitu dicintai.
Untuk lagu temanya berjudul Homura yang dibawakan oleh LiSA. Lagu yang membuat saya merasa ingin menangis saat pertama kali mendengarnya walau saya belum menonton filmnya, lagu ini benar-benar menggambarkan film ini dengan sangat baik, membuat saya dapat menebak bahwa Kimetsu no Yaiba: Mugen Train akan membuat saya menangis sesenggukan saat menontonnya. Lagu ini sendiri langsung masuk ke salah satu jajaran lagu anime favorit saya. Lagu yang tidak pernah membuat saya bosan dan benar-benar membuat saya berekspektasi tinggi untuk lagu tema dari Kimetsu no Yaiba selanjutnya.
Namun, tak dapat dipungkiri salah satu kekurangan terbesar film ini karena ceritanya adalah cerita lanjutan. Untuk teman-teman yang belum menonton season 1 nya mungkin akan sangat bingung dengan alur ceritanya dan beberapa istilah khusus. Nah, selanjutnya kita akan memasuki sesi penilaian.
Untuk alur ceritanya sendiri saya berikan (7.8/10) karena ada beberapa bagian yang kurang memuaskan dan fakta bahwa movie ini adalah lanjutan dari season 1 sehingga sedikit membingungkan bagi penonton awam, untuk OST nya saya berikan (10/10) dengan Homura dan soundtrack lainnya yang membuat saya berdecak kagum dan mencari audionya di mana-mana (special mention for Akaza's Theme dan beberapa soundtrack yang lain), untuk karakternya saya berikan (8.6/10) karena bagaimana karakternya benar-benar berdampak kepada saya sendiri ini, untuk animasinya saya berikan (10/10), dan terakhir untuk enjoyable saya berikan (8.8/10). Sehingga nilai akhirnya adalah (9.04/10).
Penutup
Sejujurnya saya benar-benar senang sekali karena saya berkesempatan untuk menonton film ini di bioskop. Karena, bioskop di daerah saya baru buka pada akhir April dan untung saja Kimetsu no Yaiba: Mugen Train ini masih diputar. Hati saya sampai berbunga-bunga dalam perjalanan menuju bioskop, karena memang saya adalah orang yang jarang ke bioskop dan film ini sudah saya tunggu sejak lama.
Teman-teman yang mencari anime dengan grafis yang memanjakan mata serta berbanjir air mata, Kimetsu no Yaiba: Mugen Train saya rekomendasikan dengan catatan teman-teman menonton dulu season 1-nya agar tidak bingung dengan alurnya. Namun, teman-teman ingin sebuah cerita dengan alur yang sedikit berbobot, saya sendiri tidak terlalu merekomendasikannya.
Kalau begitu, sekian review dari saya. Semoga dapat membantu dan menghibur teman-teman. Sampai jumpa di postingan berikutnya~
"Hiduplah dengan berbangga hati. Mau sehancur apapun dirimu oleh kelemahan dan ketidakbergunaan dirimu. Nyalakanlah apa di hatimu." - Rengoku Kyojurou
9.04/10 - Sangat Direkomendasikan
*gambar sampul berasal dari wallpapercave.com




Komentar
Posting Komentar